Ikannila memiliki nama ilmiah yaitu Oreochromis niloticus dan kalau dalam bahasa inggris di sebut Nite Tilapia. ikan ini masuk ke Indonesia tahun 1969 dan dari Taiwan untuk di tahun 1975 dari Taiwan di datangkan jenis ikan nila hybrid ikan dari hasil persilangan T. Nilotica & T. Mossambica. dan untuk nila warna merah muncul pada tahun 1981

Cara merawat ikan mas koki yang sakit sangatlah mudah. Yang terpenting kita telah mengetahui apa penyakit yang sedang diderita oleh ikan mas koki tersebut. Sehingga tidak salah dalam penanganannya. Dan tentunya akan lebih cepat teratasi atau terobati. Banyak sekali jenis penyakit yang biasa ditemukan pada ikan mas koki. Sehingga untuk mengetahui cara merawat ikan mas koki yang sedang sakit sebaiknya kita mencari tahu terlebih dahulu apa penyakit yang diderita oleh ikan mas koki tersebut. Bagaiamana cara merawat ikan mas koki yang sakit dengan tepat ? Berikut ini informasi lengkapnya untuk kita semua. Cara Merawat Ikan Mas Koki Yang Sakit 1. Lernaea Cacing Perioder Penyakit yang biasa diderita oleh ikan mas koki ini biasanya disebabkan oleh parasit yang melekat serta menusuk layaknya jarum. Biasanya bagian yang sering diserang yaitu pada tutup insang, badan, sirip serta mata. Untuk mnegenalinya kita bisa melihat tanda-tanda yang biasanya sering muncul pada ikan mas koki yang terjangkit penyakit ini. Yaitu tampak ada luka yang ada pada beberapa bagian tubuh ikan mas koki tergantung pada bagian mana yang diserang oleh parasit ini. Cara mengobati ikan mas koki yang sakit karena parasit yaitu dengan cara perendaman. Perendaman menggunakan larutan dipterex atau sumition 50ec dengan dosis 1cc/m3air. Perendaman ini dilakukan selam 10 menit saja. Apabila ikan belum sembuh silahkan ulangi langkah tersebut. 2. Jamur Penyakit yang sering menyerang ikan mas koki selanjutnya yaitu jamur. Penyakit ini biasanya mneyerang pada saat musim dingin atau jika di Indonesia banyak menyerang pada saat musim penghujan tiba. Tanda-tanda ikan mas koki yang terserang penyakit jamur yaitu tubuh ikan terlihat layaknya diselimuti kapas tipis. Bagian tubuh yang sering terserang pada umumnya kepala, tutup insang dan juga sirip. Jika ikan mas koki terjangkit penyakit ini, cara pengobatannya cukup direndam menggunakan larutan malachite green dengan dosis 3 gr/ m3 air selam 20 menit. Jika ikan tidak menunjukan tanda-tanda perubahan. Sebaiknya lakukan langkah diatas hinga ikan mas koki benar-benar sehat. 3. Bakteri Aeromonas Punctata Penyakit ini merupakan penyakit yang sering menyebabkan ikan mas koki mati. Biasanya penyakit ini akan menyerang pada permukaan badan ikan mas koki. Penyebabnya yaitu bakteri ganas aeromonas. Tanda-tanda ikan mas koki yang terserang penyakit ini yaitu badan ikan tidak cerah, sisiknya seperti melepuh, berenang lambat atau pasif dan sering mengambil oksigen dipermukaan air atau biasa disebut dengan megap-megap Untuk merawat ikan mas koki yang sakit karena bakteri ini dapat dilakukan dengan cara melakukan karantina pada wadah khusus. Dan berikan pakan khusus yang sudah dicampur dengan 50mg terramicine untuk satu kilogram pakan. Berikan pakan ini selama 7 hari berturut-turut. 4. Bakteri Pseudomonas Tanda-tanda ikan mas koki yang terserang penyakit ini yaitu pada kulit atau sisik ikan mengalami pendarahan. Luka yang terjadi biasanya memborok atau lebih mudahnya yaitu sirip menjadai grepes dan lama-kelamaan akan habis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang bernama pseudomonas flurescens. Untuk merawat ikan mas koki yang sakit akibat bakteri pseudomonas flurescens ini yaitu dengan cara mengkarantina pada tempat khusus selama 7 hari. Pada mas karantina tersebut berikan pakan yang sudah dicampur dengan oxytetracylin sebanyak 25mg/kg pakan. Jika selama 7 hari ikan tidak kunjung sembuh. Lakukan langkah tersebut selama 7 hari lagi hingga ikan mas koki benar-benar sembuh. Baca Juga Cara Mudah Membedakan Ikan Mas Koki Jantan Dan Betina Cara Membuat Design Akuarium Ikan Mas Koki Sederhana Yang Sesuai Standar Hidup Ikan Mas Koki Cara Memelihara Ikan Mas Koki Di Akuarium Tanpa Oksigen Agar Tetap Hidup Cara Mengawinkan Ikan Cupang Untuk Pemula Anti Gagal 5. Bintik Putih White Spot Penyakit yang terakhir yaitu white spot atau biasa disebut sebagai bintik putih. Penyakit ini merupakan jenis penyakit yang sering menyerang ikan mas koki. Penyebabnya yaitu protozoa ichthyophitirius multifilis dan merupakan penyakit yang ganas. Jika ikan mas koki sudah terserang penyakit ini biasnya tanda yang akan muncul yaitu seluruh tubuh ikan mas koki akan dihiasi bintik kecil berwarna putih. Dan ikan mas koki yang terserang penyakit ini biasanya sering menggosokkan badannya di pinggir atau pada dinding kolam. Cara merawat ikan mas koki yang sakit akibat protozoa ichthyophitirius multifilis bisa dilakukan perendaman dengan larutan methylene blue sebanyak 1gr dalam 100 cc air. Setelah itu, dalam 100 cc air tersebut diambil 4cc lalu campurkan dengan 4 liter air. Setelah itu rendam ikan mas koki pada air bervolume 4 liter tadi selama 24 jam. Jika belum sembuh pada perendaman yang pertama, lakukan proses tersebut hingga ikan mas koki sembuh dari penyakitnya. Itulah cara merawat ikan mas koki yang sakit dengan benar. Cukup mudah bukan ? Yang terpenting dalam merawat ikan mas koki yang sakit yaitu memperhatikan terlebih dahulu penyakit apa yangsedang diderita oleh ikan mas koki itu sendiri. Sehingga penangan yang kita lakukan tidak salah.

BacaJuga : 28 Jenis Molly Fish Terpopuler Berserta Gambarnya. Ikan molly umumnya memiliki warna yang mengkilat dengan ukuran tubuh yang relatif mungil. Hal itulah yang membuat ikan jenis ini menjadi salah satu primadona pada kalangan peghobi ikan hias. Penyakit Pada Ikan Mas Koki dan Cara Pengobatannya. Tinggalkan komentar Batalkan balasan “Penyakit-penyakit ikan mas koki mungkin pas awal-awal breeding.” JAKARTA - Sering sekali para peternak ikan mengalami serangan beragam penyakit pada ikan peliharaannya. Banyak faktor yang menyebabkan ikan terkena penyakit. Kurangnya pengetahuan dan terlambat dalam menangani penyakit bisa menjadi salah satunya. Baca juga Memilih Mas Koki yang Sehat Lorentius Gilang atau yang akrab dipanggil Gilang, pemilik dari Farm Mas Koki Mina Seroja, berbagi tentang pengalamannya kepada Sahabat Tani saat ikan-ikan miliknya mengalami penyakit. “Penyakit-penyakit ikan mas koki mungkin pas awal-awal breeding. Ikan saya sering banget kena penyakit. Dari semua penyakit, yang paling sering banget saya derita itu, yang pertama insang busuk,” katanya saat ditemui di Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, belum lama ini. “Insang busuk itu, ketika dibuka insangnya di bagian leher, warnanya itu putih. Bukan warna daging segar. Kemudian juga kalau kita lihat seperti banyak digerogotin, seperti borokan lah. Itu nanti lama-lama ikannya akan mengambang di atas. Mati biasanya,” tambahnya. Secara garis besar, penyakit ikan hias biasanya dapat disebabkan oleh virus, bakteri maupun parasit. Tak hanya itu, ikan pun bisa mengalami penyakit stres berkelanjutan. “Kemudian penyakit yang kedua ada white spot. White spot itu bintik putih. Nah, itu biasanya kalau tidak airnya kotor, air kalian terlalu dingin. Cara pengobatan untuk si white spot ini biasanya gampang sih, hanya pakai heater setting di 27 derajat celsius. Kemudian ikannya dipisahkan, lalu kasih garam. Boleh juga pakai methylene blue,” terangnya. Tentu saja penyakit yang diderita ikan akan berbahaya apabila tidak segera untuk diobati, karena bisa menyebabkan kematian dalam waktu yang singkat. Bahkan, bisa menyebar ke ikan yang lainnya. “Kalau dari segi kesehatan ikan itu sebenarnya gampang ya dilihatnya, kalau kita biasa melihat ikan. Kelihatan dari gerak geriknya, lincah atau enggak-nya ikan itu. Makannya juga rakus kalau yang sehat itu. kalau yang sakit, biasanya dia di pojok saja, atau di dasar, atau kadang-kadang mengambang di atas sambil mulutnya mangap-mangap. Nah, yang seperti itu harus sudah di cek. Itu biasanya sih sakit,” jelasnya. “Terus ada lagi nama penyakitnya sisik nanas, nah kalau itu biasanya organ dalamnya yang kena. Jadi sisik ikan itu harusnya rapi ke dalam, kalau yang terkena penyakit ini, bentuk sisiknya akan seperti keluar atau mekar, seperti nanas,” tambahnya. Dalam melakukan pengobatan, sebaiknya Sahabat Tani terlebih dahulu mengetahui jenis penyakit yang di derita ikan mas koki. Sehingga, dapat mengetahui jenis obat apa yang cocok untuk segera diatasi. Tidak lupa, lebih baik mencegah daripada mengobati. Cara merawat ikan yang baik, juga bisa menghindari para peternak dari terkena penyakit. “Kalau untuk kasih pakan, saya bisa kasih pelet atau bisa juga cacing sutra. Ketika cacing sutra-nya datang, langsung diletakkan di penampungan cacing. Kalau sudah terkumpul saya kasih methylene blue atau PK Kalium permanganat. Gunanya itu kalau cacing hidupnya di kali. Di kali itu banyak juga yang ada limbahnya atau banyak kotoran, nah itu harus kalian cuci bersih,” katanya. Gilang menambahkan, ia memberikan makan ikan-ikannya biasanya 12 jam sekali atau sehari dua kali. Baca juga Memilih Mas Koki yang Sehat Bisa saja ia menambahkan pelet-nya lagi ketika ikan-ikannya sedang rakus makan, asalkan semua pelet itu habis di makan. Pemuda berusia 20 tahunan itu pun menyarankan pelet jangan sampai tersisa selama lima menit di air. Menurutnya, nantinya akan menjadi bumerang untuk ikan dan ikan malah bisa menjadi sakit. “Bahkan, sebelum kasih ke ikan pun harus dicuci lagi. Jangan pernah bosan untuk cuci cacing, karena berbagai sumber penyakit ada di situ. Hanya, kalau memang kalian sudah bisa cara cucinya dan tahu cara kasih makan yang baik, ikan kalian nantinya bisa cepat besar,” tutupnya. Penyakittersebut biasanya ditandai dengan munculnya warna putih di bagian tepi sirip, ekor, dan tubuh ikan Mas Koki. Hal tersebut karena beberapa faktor, seperti ikan Mas Koki stress, bagian tubuh terluka, dan terinfeksi. Untuk mengobati masalah ini Anda bisa memindahkan ikan Mas Koki tersebut ke tempat karantina apabila memungkinkan.
White Spot Pada Ikan Koki. Ikan Maskoki yang tubuhnya tiba-tiba bertotol-totol putih, hidupnya sangat gelisah. Untuk mengatasinya, membutuhkan pengobatan yang tepat. Kalau tubuh maskoki dalam akuarium yang biasanya mulus itu mulai berbintik-bintik putih, biasanya perangainya menjadi tidak tenang. Ia tampak gelisah, suka menggosok-gosokkan sisiknya pada dinding atau benda-benda lin dalam akuarium. Cepat Menjalar Cepat MenjalarHarus Cepat Disembuhkan Jika diperhatikan, totol-totol putih yang disebut juga penyakit white spot ikan koki itu banyak menempel pada sirip, kulit badan, mulut dan kadang-kadang tutup insangnya. Besarnya antara 0,5 – 1 mm, dan akan berkembang parah kalau terjadi penurunan suhu air. Penyakit ikan koki itu cepat sekali menjalar dan menulari ikan maskoki lain, kalau tidak segera diatasi. Penyakit itu bersarang pada lapisan lendir kulit dan sirip ikan. Ikan yang terserang banyak mengeluarkan lendir. Penyebab penyakit itu adalah protozoa binatang bersel satu Ichthyophthirius multifiliis. Protozoa ini menghisap cairan tubuh ikan, sehingga badannya lemah. Ikan penderita tersengal-sengal nafasnya dan sering berenang ke permukaan air untuk menghirup udara secara langsung. Dalam tempo seminggu maskoki bisa mati, kalau tidak diobati. Kalau masih bisa bertahan hidup, pertumbuhannya sangat terganggu. Harus Cepat Disembuhkan Penyakit itu bisa diobati dengan garam dapur atau biru metilen. Ikan direndam dalam salah satu larutan obat itu. Kalau menggunakan garam dapur, siapkan dulu wadah tempat pengobatan berupa ember plastik atau akuarium kecil. Wadah diberi air bersih. Per liter air diberi garam dapur sebanyak 10 gram. Setelah garamnya larut, masukkan ikan yang terkena penyakit. Perendaman dalam wadah pengobatan itu jangan lebih dari 15 menit, karena pernapasan ikan bisa terganggu. Kalau menggunakan zat pewarna biru metilen, buatlah dulu larutan 1 % 1 gram serbuk biru metilen dicampur dengan 100 cc air bersih. Larutan ini masih terlalu pekat. Tetapi dalam wadah pengobatan boleh berupa ember plastik atau akuarium yang diisi air bersih 4 liter ietu, airnya diteteskan 2 – 4 cc, lalu diaduk rata. Ke dalam air yang sudah berisi biru metilen yang sudah encer inilah, ikan yang sakit dimasukkan, dan dibiarkan selama 24 jam. Perendaman ini dilakukan berulang-ulang, sedikitnya tiga kali dengan selang sehari setiap perendaman. Ikan yang telah diobati ditaruh dalam akuarium lain yang sudah bersih airnya. Akuarium bekas ikan maskoki yang terserang penyakit, sebaiknya dicuci dulu dengan sabun lalu dijemur kering, sebelum dipakai lagi. Penyakit bintik putih pada ikan koki bisa dicegah timbulnya, kalau akuarium senantiasa dijaga kebersihannya. Setiap kotoran segera dibersihkan setiap hari dan penebaran ikan jangan terlalu padat.
10Jenis-jenis Ikan Arwana Tercantik dan Terpopuler di Dunia. 01 August 2018. Warna dan corak tubuh arwana yang begitu indah, membuat ikan ini bisa dihargai miliaran. Yuk, kenali jenis ikan arwana dan harganya berikut ini, Toppers! Jenis Ikan Arwana - Bagi pecinta ikan hias, arowana atau arwana memiliki daya tarik tersendiri.
Ikanmas koki ranchu ini memiliki ciri ciri seperti gambar diatas. Ikan mas koki ranchu ini ada beberapa varian warnanya diantaranya orange, red, red white, black, black and white dan lain-lain. Selain warna terdapat jenis ranchu lion head yang mempunyai ciri ciri kepanyanya lebih jenong dari ranchu biasa. 2. Ikan Mas Koki Oranda
45 Gambar Penyakit Ikan Koi - Ikan Center 5 Jenis Penyakit yang Dapat Mematikan Ikan Koi dengan Cepat Penyebab Penyakit pada Ikan Koi dan Solusinya, Penting untuk Diketahui! 54 Jenis Ikan Koi dengan Variasi Corak yang Harus Anda Tahu Ciri-Ciri Penyakit Costia Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya Tetapidemikian, apabila ikan Mas Koki Anda terserang jenis penyakit tersebut, maka Anda bisa mengobatinya dengan cara menaikkan temperatur air di dalam aquarium ke suhu 30 derajat celcius, jika Anda menggunakan Malachite Green, maka pastikan aquarium tetap gelap dan terlindungi dari cahaya, lanjutkan dengan melakukan perawatan secara konstan
Hewanvertebra & invertebrata mempunyai mekanisme pertahanan diri dalam tubuhnya melalui produksi sel darah dan begitu pula yang terjadi dalam tubuh ikan. Demikian uraian tentang Sistem Peredararan Darah Pada Ikan beserta Gambarnya. Jadi, sistem peredaran darah ikan ini sama dengan mirip sistem peredaran darah katak, aves bahkan juga manusia.
Trichodinidadalah salah satu protozoa ektoparasit penting yang biasanya ditemukan pada insang, kulit dan sirip ikan yang digambarkan seperti bentuk piala dengan lapisan silia homosentrik dan lingkaran koordinasi dentikel sitoskeletal. Terdapat luka pada kulit ikan yang terserang Trichodina sp., dan produksi lendir berlebihan. .
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/407
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/333
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/224
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/445
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/25
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/86
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/312
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/126
  • penyakit ikan koki dan gambarnya