قُلْ آمِنُوا بِهِ أَوْ لَا تُؤْمِنُوا ۚ إِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ مِنْ قَبْلِهِ إِذَا يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ يَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ سُجَّدًا Katakanlah "Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman sama saja bagi Allah. Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud, Ingin rezeki berlimpah dengan berkah? Ketahui rahasianya dengan Klik disini! Tafsir Jalalayn Tafsir Quraish Shihab Diskusi Katakanlah kepada orang-orang kafir Mekah "Berimanlah kalian kepadanya atau tidak usah beriman ungkapan ini dimaksud sebagai ancaman buat mereka Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya sebelum diturunkan Alquran mereka adalah orang-orang yang beriman dari kalangan ahli kitab apabila Alquran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud." Berilah ancaman kepada orang-orang kafir Mekah dengan mengatakan, "Kamu semua bebas untuk mengimani al-Qur'ân atau tidak mengimaninya sesuai dengan pilihan kalian sendiri." Sesungguhnya orang-orang yang, sebelum turunnya al-Qur'ân, telah diberi ilmu pengetahuan yang benar, maka jika al-Qur'ân dibacakan kepada mereka, mereka akan sujud bersyukur kepada Allah atas segala nikamat-nikmat-Nya. Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir Admin Submit 2015-04-01 021331 Link sumber Kepada orang yang mendustakan dan berpaling darinya. Sebagai ancaman terhadap mereka; karena sesungguhnya Allah tidak butuh kepada mereka dan mereka pun tidak dapat merugikan-Nya, bahkan akibat dari sikap mereka itu kembalinya menimpa mereka, dan lagi Allah Subhaanahu wa Ta'aala memiliki hamba-hamba selain mereka, yaitu orang-orang yang diberi oleh Allah ilmu yang bermanfaat sebagaimana disebutkan pada lanjutan ayatnya. Mereka itu adalah Ahli Kitab yang beriman.
AlBaqarah (02) ayat 8, 14, 39) (QS. An Nahl (16) ayat 104) "Di antara manusia ada yang mengatakan : "Kami beriman kepada Allah dan Hari Kemudian", Padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman". (Al Qur'an surat Al Baqarah (02) ayat 8) "Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami,
Ayatini menunjukkan kebaikan membaca tasbih dalam sujud. 'Aisyah r.a. berkata, "Adalah Rasul saw banyak membaca dalam sujud dan rukuknya: Mahasuci Engkau ya Allah Tuhan kami, kami bertasbih dengan memuji-Mu. Ya Allah ampunilah aku. (Riwayat Muslim dalam Sahihnya). Surah Al-Isra Ayat 109 وَيَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ يَبْكُونَ وَيَزِيدُهُمْ خُشُوعًا
۩ وَيَخِرُّونَ لِلۡأَذۡقَانِ يَبۡكُونَ وَيَزِيدُهُمۡ خُشُوعٗا Wa yakhirroona lil azqaani yabkoona wa yazeeduhum khushoo’aa make sajda English Translation Here you can read various translations of verse 109 And they fall upon their faces weeping, and the Qur’an increases them in humble submission. Yusuf AliThey fall down on their faces in tears, and it increases their earnest humility. Abul Ala MaududiAnd they fall down upon their faces, weeping, and their humility increases when the Qur’an is recited to them. Muhsin KhanAnd they fall down on their faces weeping and it adds to their humility. PickthallThey fall down on their faces, weeping, and it increaseth humility in them. Dr. GhaliAnd they collapse upon their faces weeping, and it increases them in submissiveness. A prostration is to be performed here. Abdel HaleemThey fall down on their faces, weeping, and [the Quran] increases their humility.’ Muhammad Junagarhiوه اپنی ٹھوڑیوں کے بل روتے ہوئے سجده میں گر پڑ تے ہیں اور یہ قرآن ان کی عاجزی اور خشوع اور خضوع بڑھا دیتا ہے Quran 17 Verse 109 Explanation For those looking for commentary to help with the understanding of Surah Al-Isra ayat 109, we’ve provided two Tafseer works below. The first is the tafseer of Abul Ala Maududi, the second is of Ibn Kathir. Ala-Maududi 17109 And they fall down upon their faces, weeping, and their humility[121] increases when the Qur’an is recited to them.[122] 121. That is, when they listen to the Quran, they at once recognize that its bearer is the promised Prophet mentioned in the Books of the former Prophets. 122. This attitude of the righteous people of the Book has been mentioned at several places in the Quran, Surah Aal-Imran, Ayat 113-114, Surah Aal-Imran, Ayat 199, Surah Al-Maidah, Ayats 83-84. Ibn-Kathir The tafsir of Surah Al-Isra verse 109 by Ibn Kathir is unavailable here. Please refer to Surah Isra ayat 107 which provides the complete commentary from verse 107 through 109. Quick navigation links
17:109) They fall down upon their chin, weeping and it increases them in humility. That is translated surah Al Isra ayat 109 (QS 17: 109) in arabic and english text, may be useful. « Previous to Al Isra 108-(QS 17: 109)-Next to Al Isra 110. QS 17ayat button
Tafsir Jalalayn Tafsir Quraish Shihab Diskusi Dan sudah berapa banyak telah banyak Kami binasakan umat-umat bangsa-bangsa sesudah Nuh. Dan cukuplah Rabbmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya Dia mengetahui dosa-dosa mereka yang tersembunyi dan dosa-dosa mereka yang terang-terangan. Lafal bidzunuubi bertaalluq kepada lafal khabiiran dan bashiiran. Telah banyak kaum setelah Nûh yang Kami binasakan karena mendurhakai nabi-nabi mereka. Cukuplah bagi kamu penjelasan dan pemberitaan Tuhanmu, karena Dia Maha Mengetahui atas segala sesuatu dengan pengetahuan yang dalam, seperti halnya pengetahuan orang yang melihat langsung. Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-Nya lagi Maha Melihat. Maka tidak ada perbuatan seorang hamba yang tidak diketahu oleh-Nya. Allah akan membalas mereka sesuai dengan amal perbuatannya. Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir Admin Submit 2015-04-01 021331 Link sumber Seperti kaum âAad, Tsamud, kaum Luth, dan lain-lain. Allah mengazab mereka ketika mereka banyak melakukan kemaksiatan dan kekafiran mereka semakin besar. Oleh karena itu, janganlah mereka takut dizalimi-Nya, karena Dia memberikan hukuman sesuai amal mereka.17109 Daily Ayat Quran from Surah Al Isra. It is surah no. 17 & Ayat no. 109.Read qurani ayat daily with urdu tafseer, english tafsir & urdu translations. Surah / Chapter Languages Arabic images with tashkeel without tashkeel Tafsir الجلالين English Transliteration Sahih International Muhsin Khan Pickthall Yusuf Ali Shakir Dr. Ghali Other Languages Albanian Azerbaijani Bosnian Chinese Czech Dutch Farsi Finnish French German Hausa Indonesian Italian Japanese Korean Malay Malayalam Maranao Norwegian Polish Portuguese Romanian Russian Somali Spanish Swahili Swedish Tatar Thai Turkish Urdu Uzbek Bangla Tamil Loading... Surat Al-'Isrā' The Night Journey - سورة الإسراء Sahih InternationalAnd nothing has prevented Us from sending signs except that the former peoples denied them. And We gave Thamud the she-camel as a visible sign, but they wronged her. And We send not the signs except as a warning. Copyright © All rights reserved. Muhammad: 17) Firman Allah Swt.; وَيَخِرُّونَ. Dan mereka menyungkur. (Al-Isra: 109) ayat ini merupakan 'ataf sifat kepada sifat lainnya, bukan 'ataf sujud kepada sujud, perihalnya sama dengan apa yang dikatakan oleh seorang penyair dalam bait syairnya: إلَى المَلك القَرْم وَابْنِ الهُمام وَيَخِرُّوۡنَ لِلۡاَذۡقَانِ يَبۡكُوۡنَ وَيَزِيۡدُهُمۡ خُشُوۡعًا ۩ Wa yakhirruuna lil azqooni yabkuuna wa yaziiduhum khushuu'aa Dan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk. Juz ke-15 Tafsir Dan mereka menyungkurkan wajah sekali lagi dan demikian seterusnya sambil menangis karena takut kepada Allah dan mereka bertambah khusyuk memohon kepada Allah setiap kali dibacakan kepada mereka ayat-ayat Al-Qur'an. Kemudian Allah swt menambahkan dalam ayat ini sifat-sifat yang terpuji pada orang-orang yang diberi ilmu itu. Mereka menelungkupkan muka, bersujud kepada Allah sambil menangis disebabkan bermacam-macam perasaan yang menghentak dada mereka, seperti perasaan takut kepada Allah, dan perasaan syukur atas kelahiran rasul yang dijanjikan. Pengaruh ajaran-ajaran Al-Qur'an meresap ke dalam jiwa mereka ketika mendengar ayat-ayat yang dibacakan, serta menambah kekhusyukan dan kerendahan hati mereka. Dengan demikian, mereka merasakan betapa kecilnya manusia di sisi Allah swt. Demikianlah sifat orang berilmu yang telah mencapai martabat yang mulia. Hatinya menjadi tunduk dan matanya mencucurkan air mata ketika Al-Qur'an dibacakan kepadanya. Mencucurkan air mata ketika mendengar atau membaca Al-Qur'an sangat terpuji dalam pandangan Islam. Bersabda Rasulullah saw Bacalah Al-Qur'an dan menangislah, jika kamu tidak bisa menangis, maka usahakanlah sekuat-kuatnya agar dapat menangis.Riwayat at-Tirmidzi dari Saad bin Abi Waqash Sabda Rasulullah saw lagi Dua mata yang tidak disentuh api neraka, yaitu yang menangis karena takut kepada Allah swt, dan mata yang berjaga-jaga di malam hari pada jalan Allah jihad. Riwayat at-Tirmidzi dari Ibnu 'Abbas Tidaklah masuk neraka seseorang yang menangis karena takut kepada Allah, kecuali bila air susu sapi dapat kembali ke dalam kantong susunya, dan tidaklah berkumpul pada seorang hamba, debu dalam peperangan di jalan Allah dengan asap api neraka. Riwayat Muslim dan an-Nasa'i dari Abu Hurairah sumber Keterangan mengenai QS. Al-IsraSurat ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dinamakan dengan Al Israa' yang berarti memperjalankan di malam hari, berhubung peristiwa Israa' Nabi Muhammad di Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis dicantumkan pada ayat pertama dalam surat ini. Penuturan cerita Israa' pada permulaan surat ini, mengandung isyarat bahwa Nabi Muhammad beserta umatnya kemudian hari akan mencapai martabat yang tinggi dan akan menjadi umat yang besar. Surat ini dinamakan pula dengan Bani Israil artinya keturunan Israil berhubung dengan permulaan surat ini, yakni pada ayat kedua sampai dengan ayat kedelapan dan kemudian dekat akhir surat yakni pada ayat 101 sampai dengan ayat 104, Allah menyebutkan tentang Bani Israil yang setelah menjadi bangsa yang kuat lagi besar lalu menjadi bangsa yang terhina karena menyimpang dari ajaran Allah Dihubungkannya kisah Israa' dengan riwayat Bani Israil pada surat ini, memberikan peringatan bahwa umat Islam akan mengalami keruntuhan, sebagaimana halnya Bani Israil, apabila mereka juga meninggalkan ajaran-ajaran agamanya. .