Bagaimanamenurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan d. Ruang adalah kumpulan garis-garis ? Kemukakan alasan dari setiap jawaban kalian.
Bagaimana Menurut Pendapat Kalian Apakah Boleh Kita Mengatakan – Bagaimana menurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan bahwa semua orang sangat bahagia? Tentu saja pertanyaan ini memerlukan suatu penilaian yang berbeda-beda dari orang yang berbeda. Tidak ada jawaban yang benar atau salah yang dapat diberikan untuk pertanyaan ini. Ketika kita berbicara tentang kebahagiaan, kita sebenarnya berbicara tentang pengalaman subyektif. Kebahagiaan bukanlah sesuatu yang dapat diukur dengan baik menggunakan skala atau parameter tertentu. Kebahagiaan adalah emosi yang berbeda-beda bagi setiap orang. Satu orang bisa merasa sangat bahagia dengan hal-hal yang berbeda dari orang lain. Ketika kita mencoba untuk mengatakan bahwa semua orang bahagia, kita harus mempertimbangkan efek sosial yang mungkin terjadi. Setiap orang memiliki masalah yang berbeda dalam hidup mereka, yang mungkin atau mungkin tidak membuat mereka merasa bahagia. Dengan demikian, bahkan jika kita mengatakan bahwa semua orang bahagia, itu mungkin tidak benar. Ada juga masalah lain yang perlu dipertimbangkan ketika kita berbicara tentang kebahagiaan. Setiap orang berbeda-beda dalam hal keterampilan untuk mengekspresikan emosi mereka. Beberapa orang mungkin merasa bahagia meskipun mereka tidak tahu bagaimana mengekspresikannya. Hal ini mungkin membuatnya sulit untuk menilai tingkat bahagia yang dimiliki seseorang. Saya pikir, ketika kita berbicara tentang kebahagiaan, kita harus mencoba untuk memahami bahwa setiap orang berbeda-beda. Kebahagiaan adalah emosi yang unik dan persepsi berbeda bagi setiap orang. Kebahagiaan juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti lingkungan, keadaan sosial, ekonomi, dan budaya. Kebahagiaan juga dipengaruhi oleh apa yang orang lakukan, dan apa yang orang pikirkan. Berdasarkan semua hal tersebut, saya tidak yakin bahwa kita dapat mengatakan bahwa semua orang bahagia. Setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda dan kita harus menghormati perbedaan ini. Dengan demikian, saya yakin bahwa kita tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa semua orang bahagia. Penjelasan Lengkap Bagaimana Menurut Pendapat Kalian Apakah Boleh Kita Mengatakan1. Kebahagiaan adalah emosi yang unik dan berbeda bagi setiap Kebahagiaan dipengaruhi oleh lingkungan, keadaan sosial, ekonomi, dan Kebahagiaan juga dipengaruhi oleh apa yang orang lakukan dan apa yang orang Tidak ada parameter atau skala yang dapat digunakan untuk mengukur Setiap orang memiliki masalah yang berbeda dalam hidupnya yang mungkin atau mungkin tidak membuat mereka merasa Setiap orang berbeda-beda dalam keterampilan untuk mengekspresikan emosi Bahkan jika kita mengatakan bahwa semua orang bahagia, itu mungkin tidak Oleh karena itu, kita tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa semua orang bahagia. 1. Kebahagiaan adalah emosi yang unik dan berbeda bagi setiap orang. Kebahagiaan adalah salah satu emosi yang paling unik dan berbeda bagi setiap orang. Setiap orang memiliki konsep kebahagiaan yang berbeda, dan setiap orang mencari dan dapat mencapai kebahagiaan dengan cara yang berbeda. Ada orang yang menemukan kebahagiaan dalam hal-hal yang sederhana seperti memiliki keluarga yang harmonis dan melakukan hal-hal yang mereka sukai. Ada juga orang yang menemukan kebahagiaan melalui pencapaian tertentu, seperti memiliki pekerjaan yang mereka sukai atau mencapai tujuan tertentu. Kebahagiaan juga terkait dengan kesejahteraan psikologis, karena orang yang bahagia cenderung lebih sehat secara mental dan fisik. Kebahagiaan juga terkait dengan motivasi dan produktivitas. Orang yang bahagia cenderung lebih produktif karena mereka memiliki pengalaman yang lebih positif, dan lebih mudah untuk mendorong diri mereka untuk mencapai tujuan mereka. Kebahagiaan juga bisa terkait dengan kesejahteraan sosial. Orang yang bahagia cenderung lebih mudah untuk bersosialisasi dengan orang lain dan membentuk hubungan yang lebih dalam dengan orang lain. Hal ini bisa membantu mereka untuk mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan dan membantu mereka untuk mencapai tujuan mereka. Kebahagiaan juga bisa terkait dengan kepuasan pribadi. Orang yang bahagia cenderung lebih puas dengan hidup mereka, dan lebih mudah untuk menerima dan menikmati hal-hal yang mereka lakukan. Hal ini bisa membantu mereka untuk mendapatkan keseimbangan dan kepuasan dalam hidup mereka. Jadi, kita dapat mengatakan bahwa kebahagiaan adalah emosi yang unik dan berbeda bagi setiap orang. Orang yang bahagia cenderung memiliki konsep yang berbeda tentang kebahagiaan, dan mencari dan mencapai kebahagiaan dengan cara yang berbeda. Kebahagiaan juga terkait dengan kesejahteraan psikologis, motivasi, produktivitas, kesejahteraan sosial, dan kepuasan pribadi. Dengan demikian, kebahagiaan adalah hal yang sangat subjektif dan tidak bisa didefinisikan secara objektif. 2. Kebahagiaan dipengaruhi oleh lingkungan, keadaan sosial, ekonomi, dan budaya. Kebahagiaan adalah hasil dari kombinasi faktor-faktor seperti lingkungan, keadaan sosial, ekonomi, dan budaya. Lingkungan yang kita tinggali bisa memengaruhi kebahagiaan kita dengan cara membuat kita merasa nyaman dan aman. Lingkungan yang tidak terawat dengan baik dan miskin akan lebih berpotensi untuk menyebabkan ketidaknyamanan dan ketakutan. Kondisi sosial juga berperan dalam menentukan tingkat kebahagiaan kita. Orang yang berada di lingkungan yang menghargai dan mendukung mereka akan merasakan tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi daripada orang yang berada di lingkungan yang tidak mendukung. Keadaan ekonomi juga memainkan peran penting dalam menentukan tingkat kebahagiaan. Orang yang cukup memiliki sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya akan merasa lebih bahagia daripada orang yang kekurangan sumber daya. Bagi mereka yang berada dalam situasi kemiskinan, mereka seringkali menghadapi masalah ekonomi yang bisa menyebabkan masalah psikologis dan fisik. Budaya juga memainkan peran penting dalam menentukan tingkat kebahagiaan. Budaya yang mendukung nilai-nilai seperti kejujuran, kerja keras, dan tanggung jawab akan membuat orang merasa lebih bahagia daripada budaya yang mengabaikan dan menghalangi nilai-nilai tersebut. Budaya juga bisa memengaruhi bagaimana orang berinteraksi satu sama lain dan bagaimana orang merespon situasi kehidupan mereka. Berdasarkan hal-hal di atas, kita bisa mengatakan bahwa kebahagiaan dipengaruhi oleh lingkungan, keadaan sosial, ekonomi, dan budaya. Kombinasi dari faktor-faktor tersebut berkontribusi terhadap tingkat kebahagiaan seseorang. Jika salah satu faktor tersebut tidak ada, kemungkinan besar orang akan mengalami masalah kebahagiaan. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa kita memiliki lingkungan yang aman, sosial yang mendukung, kondisi ekonomi yang memadai, dan budaya yang menghargai nilai-nilai. 3. Kebahagiaan juga dipengaruhi oleh apa yang orang lakukan dan apa yang orang pikirkan. Kebahagiaan adalah salah satu hal yang paling bahagia dalam hidup manusia. Orang sering mencari kebahagiaan di luar dirinya, namun mereka harus menyadari bahwa kebahagiaan juga dipengaruhi oleh apa yang orang lakukan dan apa yang orang pikirkan. Pendapat saya adalah bahwa kita dapat mengatakan bahwa kebahagiaan dipengaruhi oleh tindakan dan pikiran orang. Pertama, apa yang orang lakukan memainkan peran penting dalam menentukan kebahagiaan mereka. Ini berarti bahwa orang harus mencari cara untuk mencapai tujuan mereka dan menggunakan waktu mereka dengan bijaksana. Orang harus mencari cara untuk menikmati setiap momen yang diberikan dan melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Orang juga harus menghindari melakukan hal-hal yang dapat merugikan mereka. Kedua, apa yang orang pikirkan juga sangat mempengaruhi kebahagiaan mereka. Orang harus fokus pada hal-hal yang positif dalam hidup mereka dan berusaha untuk mengembangkan pikiran yang konstruktif. Pikiran yang positif akan membantu orang untuk merasa lebih bahagia dan bersemangat. Pikiran yang konstruktif juga akan membantu orang untuk mencapai tujuan mereka dan membangun kehidupan yang lebih baik. Ketiga, orang harus menyadari bahwa kebahagiaan juga dipengaruhi oleh lingkungan. Orang harus berusaha untuk menciptakan lingkungan yang menyenangkan dan bersahabat. Ini bisa berupa menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang-orang yang mereka cintai, menghabiskan waktu dengan kegiatan yang menyenangkan, atau menghabiskan waktu untuk bermeditasi dan menghargai alam. Ini juga berarti bahwa orang harus menghindari lingkungan yang buruk atau menghindari orang yang tidak positif. Dengan menggabungkan semua tiga hal tersebut, orang akan dapat mencapai kebahagiaan yang lebih tinggi. Orang harus berusaha untuk melakukan hal-hal yang positif, berpikir secara konstruktif, dan menciptakan lingkungan yang menyenangkan. Dengan demikian, saya percaya bahwa kita dapat mengatakan bahwa kebahagiaan dipengaruhi oleh tindakan dan pikiran orang. 4. Tidak ada parameter atau skala yang dapat digunakan untuk mengukur kebahagiaan. Kehidupan manusia memiliki banyak definisi, termasuk kebahagiaan. Namun, menurut pendapat kami, tidak ada parameter atau skala yang dapat digunakan untuk mengukur kebahagiaan. Kebahagiaan adalah perasaan yang sangat subjektif. Dua orang mungkin memiliki kesempatan yang sama untuk mencapai kebahagiaan, tetapi perasaan mereka tentang hal itu mungkin berbeda. Karena kebahagiaan adalah sesuatu yang sangat subjektif, tidak ada cara untuk mengukur tingkat kebahagiaan seseorang. Satu orang mungkin merasa lebih bahagia daripada orang lain, tetapi itu tidak berarti bahwa orang tersebut lebih bahagia. Kebahagiaan juga dipengaruhi oleh faktor sosial dan lingkungan. Misalnya, seorang yang tinggal di daerah yang lebih miskin mungkin merasa lebih bahagia daripada orang yang tinggal di daerah yang lebih kaya, meskipun keduanya memiliki akses yang sama untuk kehidupan yang lebih baik. Faktor-faktor seperti ini membuat kebahagiaan berbeda untuk setiap orang, sehingga tidak ada cara untuk mengukurnya. Kebahagiaan juga bisa berubah-ubah. Seseorang mungkin merasa bahagia pada saat tertentu, tetapi itu bisa berubah dengan cepat dan tiba-tiba. Kebahagiaan juga bisa bervariasi antara orang yang sama pada waktu yang berbeda. Karena tidak ada cara untuk memprediksi berapa lama seseorang akan merasa bahagia dan berapa lama orang lain akan merasa bahagia, tidak ada cara untuk mengukur kebahagiaan. Karena hal-hal di atas, menurut pendapat kami, tidak ada parameter atau skala yang dapat digunakan untuk mengukur kebahagiaan. Kehidupan adalah tentang mencari kebahagiaan, tetapi tidak ada cara untuk mengukur tingkat kebahagiaan seseorang. Kebahagiaan adalah sesuatu yang sangat subjektif dan berbeda dari satu orang ke orang lain. Oleh karena itu, tidak ada parameter atau skala yang dapat digunakan untuk mengukur kebahagiaan. 5. Setiap orang memiliki masalah yang berbeda dalam hidupnya yang mungkin atau mungkin tidak membuat mereka merasa bahagia. Setiap orang memiliki masalah yang berbeda dalam hidupnya. Masalah ini dapat berupa masalah pribadi, masalah pekerjaan, masalah keluarga atau apapun yang berkaitan dengan kehidupan seseorang. Tidak ada orang yang tahu seberapa parah masalah yang dialami seseorang. Mereka mungkin merasa bahwa masalah mereka tidak terlalu buruk atau bahkan merasa bahwa mereka benar-benar menderita. Tidak peduli seberapa besar masalah yang mereka hadapi, banyak orang yang berusaha untuk tetap optimis dan berusaha mencari jalan keluar dari masalah mereka. Meskipun ada banyak masalah yang dihadapi oleh orang lain, masalah yang dihadapi oleh setiap orang berbeda. Ada orang yang menghadapi masalah finansial, masalah kesehatan, masalah keluarga, masalah sosial, masalah pendidikan, dan masalah lainnya. Meskipun masalah yang dihadapi oleh setiap orang berbeda, semua orang dapat menemukan cara untuk mengatasi masalah mereka. Meskipun ada orang yang berusaha untuk mengatasi masalahnya, masalahnya mungkin tidak membuat mereka merasa bahagia. Ada banyak alasan mengapa seseorang mungkin tidak merasa bahagia meskipun mereka telah berusaha menyelesaikan masalahnya. Pertama, masalahnya mungkin terlalu besar untuk diatasi. Kedua, masalahnya mungkin tidak dapat dipecahkan dengan cara yang mereka pikirkan. Ketiga, masalahnya mungkin berkaitan dengan faktor eksternal yang tidak dapat mereka kendalikan. Setiap orang dapat memiliki masalah yang berbeda dalam hidup mereka. Masalah ini mungkin atau mungkin tidak membuat mereka merasa bahagia. Meskipun ada orang yang merasa bahagia meskipun mereka menghadapi masalah, ada juga orang yang tidak merasa bahagia karena masalah yang mereka hadapi. Tidak ada yang dapat menentukan apakah masalah yang dihadapi oleh seseorang akan membuat mereka merasa bahagia atau tidak. Ini adalah hal yang harus ditentukan oleh orang itu sendiri. 6. Setiap orang berbeda-beda dalam keterampilan untuk mengekspresikan emosi mereka. Setiap orang adalah unik dan berbeda dalam kehidupan mereka. Ini juga berlaku untuk kemampuan mereka dalam mengekspresikan emosi. Masing-masing orang memiliki kemampuan yang berbeda dalam mengungkapkan perasaan mereka, dan itu adalah sesuatu yang harus dihargai. Kemampuan untuk mengekspresikan emosi dapat berasal dari berbagai faktor. Faktor-faktor ini termasuk budaya, latar belakang, pengalaman, dan kemampuan untuk mengakses sumber informasi. Setiap orang dapat memiliki kemampuan yang berbeda untuk mengekspresikan emosi mereka, tergantung pada faktor-faktor tersebut. Karena setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda untuk mengekspresikan emosi mereka, penting untuk menerima keterampilan setiap orang. Kita harus menghormati kemampuan masing-masing orang untuk mengekspresikan emosi mereka dan memberikan mereka ruang untuk melakukannya. Ketika seseorang tidak dapat mengekspresikan emosi mereka dengan benar, hal ini dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan mereka. Jika orang tidak dapat mengekspresikan emosi mereka dengan benar, mereka dapat merasa frustrasi, kesepian, dan tidak aman. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghargai kemampuan setiap orang untuk mengekspresikan emosi mereka dan memberikan mereka ruang untuk melakukannya. Untuk mengekspresikan emosi dengan benar, penting untuk memahami cara berpikir dan berperilaku orang lain. Jika seseorang dapat memahami bagaimana orang lain berpikir dan mengekspresikan emosi mereka, maka mereka dapat berbicara dengan orang lain dengan lebih baik dan memahami perasaan mereka. Kami dapat mengatakan dengan pasti bahwa setiap orang berbeda-beda dalam keterampilan untuk mengekspresikan emosi mereka. Setiap orang memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi mereka dengan cara yang berbeda, dan kami harus menghargai dan menerima keterampilan yang berbeda ini. Oleh karena itu, penting untuk memberikan orang lain ruang untuk mengekspresikan emosi mereka dengan benar dan memahami cara berpikir dan berperilaku orang lain. 7. Bahkan jika kita mengatakan bahwa semua orang bahagia, itu mungkin tidak benar. Menurut pendapat kita, bolehkah kita mengatakan bahwa semua orang bahagia? Jawabannya adalah tidak. Bahkan jika kita mengatakan bahwa semua orang bahagia, itu mungkin tidak benar. Kebahagiaan adalah hal subjektif. Setiap orang memiliki pengertian yang berbeda tentang kebahagiaan. Jadi, bahkan jika kita mengatakan bahwa semua orang bahagia, itu mungkin tidak benar. Beberapa orang mungkin merasa bahagia dengan hal-hal yang berbeda dan beberapa orang mungkin bahkan tidak merasa bahagia sama sekali. Kebahagiaan juga sangat bergantung pada kondisi mental dan fisik seseorang. Beberapa orang yang terkena penyakit mental dan fisik mungkin tidak merasa bahagia. Mereka mungkin mengalami masalah kesehatan mental dan fisik yang menyebabkan mereka mengalami depresi, kecemasan, dan kemungkinan masalah lainnya. Mereka mungkin mengalami kesulitan untuk merasa bahagia, karena masalah kesehatan mereka. Kebahagiaan juga bergantung pada situasi dan kondisi sosial seseorang. Beberapa orang mungkin mengalami masalah sosial yang menyebabkan mereka merasa kurang bahagia. Mereka mungkin berada di lingkungan yang tidak menyukai mereka atau mengalami masalah sosial lainnya. Mereka mungkin juga mengalami masalah ekonomi yang membuat mereka kurang bahagia. Kebahagiaan juga bergantung pada lingkungan seseorang. Beberapa orang mungkin merasa kurang bahagia dengan lingkungan mereka. Mereka mungkin berada di lingkungan yang tidak aman atau di lingkungan yang tidak mendukung. Mereka mungkin mengalami masalah keselamatan atau masalah lainnya yang menyebabkan mereka merasa tidak bahagia. Kebahagiaan juga bergantung pada kondisi emosional seseorang. Beberapa orang mungkin mengalami masalah emosional yang menyebabkan mereka merasa tidak bahagia. Mereka mungkin mengalami masalah kecemasan, depresi, atau masalah emosional lainnya yang menyebabkan mereka merasa tidak bahagia. Kebahagiaan juga bergantung pada mimpi dan tujuan seseorang. Beberapa orang mungkin tidak bisa mencapai tujuan mereka atau mimpi mereka, yang menyebabkan mereka merasa tidak bahagia. Mereka mungkin mengalami masalah finansial atau masalah lainnya yang menghalangi mereka untuk mencapai tujuan atau mimpi mereka. Jadi, bahkan jika kita mengatakan bahwa semua orang bahagia, itu mungkin tidak benar. Kebahagiaan sangat bergantung pada faktor subjektif, kondisi mental dan fisik, situasi dan kondisi sosial, lingkungan, kondisi emosional, dan tujuan dan mimpi seseorang. Tanpa mengambil semua faktor-faktor ini kedalam pertimbangan, kita tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa semua orang bahagia. 8. Oleh karena itu, kita tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa semua orang bahagia. Kita tidak dapat dengan pasti mengatakan bahwa semua orang bahagia. Dengan kata lain, tidak ada jaminan bahwa semua orang merasa bahagia. Sebagai manusia, kita memiliki banyak pilihan dan preferensi yang berbeda, jadi tak ada jaminan bahwa kita akan menikmati hal yang sama. Kita juga memiliki berbagai keadaan yang berbeda, seperti kemiskinan, masalah kesehatan, permasalahan sosial, hingga masalah keuangan. Kondisi yang kita alami mempengaruhi bagaimana kita merasa. Sebagai contoh, orang yang menderita kemiskinan mungkin merasa bahwa hidup mereka tidak bahagia, meskipun mereka mungkin berada di lingkungan yang bahagia. Kemiskinan dapat menjadi halangan bagi orang untuk merasakan bahagia. Di sisi lain, orang-orang yang berada dalam posisi keuangan yang baik, mungkin merasa bahwa kehidupan mereka sangat bahagia. Kita juga harus mempertimbangkan emosi dan perasaan manusia. Kebahagiaan adalah sesuatu yang relatif dan bergantung pada bagaimana seseorang menilai keadaan. Misalnya, orang yang berpikir bahwa hidup mereka penuh dengan kegagalan mungkin tidak merasa bahagia, meskipun mereka mungkin telah mencapai banyak hal. Di sisi lain, orang yang optimis tentang hidupnya mungkin merasa bahwa hidup mereka penuh dengan kebahagiaan. Sebagai hasilnya, kita tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa semua orang bahagia. Setiap orang memiliki situasi yang berbeda, dan hal-hal yang membuat mereka bahagia mungkin berbeda-beda. Selain itu, perasaan, pikiran, dan pandangan yang berbeda juga akan mempengaruhi tingkat kebahagiaan mereka. Oleh karena itu, kita harus menghormati dan menghargai perbedaan-perbedaan ini. Dengan cara ini, kita dapat menghormati dan menghargai orang lain, dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih bahagia bagi semua orang.
GambarHanya Sebagai Ilustrasi [ 1] Saat kita bisa menghargai, menghormati, percaya dan yakin sama diri kita sendiri. Saat kita bisa bertanggung jawab dengan kebahagiaan kita sendiri. Orang lain akan bersikap yang sama dengan apa yang sudah kita terapkan kepada diri kita sendiri. Saat kita tidak mampu menghargai diri kita sendiri dan tidak

Apakah expressing opinion itu? Expressing opinion adalah menyampaikan opini atau pendapat kita akan sesuatu. Bagaimana cara untuk menyampaikan opini dalam Bahasa Inggris? Mari kita cari tahu melalui pembahasan di bawah ini Expressing Opinion Ada dua jenis cara menyampaikan pendapat dalam Bahasa Inggris, yakni menyampaikan pendapat pribadi, dan menyampaikan pendapat umum. Menyampaikan pendapat pribadi adalah pendapat yang datang dari diri sendiri, sedangkan menyampaikan pendapat umum adalah pendapat yang datang dari orang kebanyakan, ahli, atau dari sebuah penelitian. Expressing Personal Opinion Ada dua cara untuk menyampaikan pendapat pribadi, yakni kuat strong dan netral neutral. Lihatlah paparan di bawah ini untuk lebih jelasnya 1. Strong Opinion Pendapat Kuat Apabila kita sangat yakin akan pendapat kita, kita bisa menggunakan salah satu frasa di bawah ini untuk menyampaikannya I’m sure that… Saya yakin bahwa… I have no doubt that… Saya yakin bahwa… There’s no doubt in my mind that… Tidak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa… I strongly believe that… Saya sangat yakin bahwa… I’m absolutely convinced that… Saya sungguh yakin bahwa… I bet that… Saya yakin bahwa… I dare say that… Saya benar-benar yakin bahwa… I’m truly certain that… Saya sungguh yakin bahwa… I really think that… Saya benar-benar yakin bahwa… I really feel that… Saya sungguh merasa bahwa… Contoh I have no doubt that she can master the recipe in no time. Saya yakin bahwa dia bisa menguasai resepnya dalam waktu singkat I strongly believe that they will cancel the game. Saya sangat yakin bahwa mereka akan membatalkan pertandingannya I dare say that John is the funniest person on earth. Saya benar-benar yakin bahwa John adalah orang terlucu di bumi I really feel that they will not come. Saya sungguh merasa bahwa mereka tidak akan datang 2. Neutral Opinion Pendapat Netral Neutral opinion adalah pendapat yang memiliki tingkat keyakinan sedang. Dengan kata lain, kita tidak terlalu yakin atau tidak terlalu tidak yakin akan pendapat ini. Pilihlah salah satu frasa di bawah ini untuk mengungkapkan neutral opinion pribadi kita I think… Menurut saya… I believe… Saya percaya… I feel… Saya rasa… In my opinion… Menurut saya… In my view… Menurut saya… To me… Menurut saya… It seems to me that… Menurut saya… I suppose that… Saya kira… I tend to think that… Saya cenderung berpikir bahwa… I would say that… Menurut saya… From my perspective… Berdasarkan sudut pandang saya… From my point of view… Berdasarkan sudut pandang saya… Contoh I think English is easier than German. Menurut saya Bahasa Inggris lebih mudah daripada Bahasa Jerman In my opinion, people under 18 shouldn’t be allowed to drive. Menurut saya, orang yang berusia di bawah 18 tahun tidak boleh mengemudi I tend to think that jogging is the best exercise to lose weight. Saya cenderung berpikir bahwa jogging adalah olahraga terbaik untuk menurunkan berat badan To me, the world would be better without money. Menurut saya, dunia ini akan lebih baik tanpa uang Frasa “I think…”, “I believe…”, dan “I feel…” bisa diubah menjadi frasa untuk menyampaikan pendapat kuat strong opinion dengan cara menambahkan intensifier setelah kata “I”. Intensifier adalah adverb kata keterangan yang berfungsi untuk menguatkan atau menekankan suatu kata atau arti secara keseluruhan dari sebuah kalimat atau frasa. Adapun beberapa intensifier yang bisa dipakai untuk mengubah ketiga frasa di atas menjadi frasa pengungkap pendapat kuat diantaranya, yakni Absolutely Completely Really Highly Extremely Totally Surely Certainly Arti dari semua intensifier di atas adalah “sungguh”, “benar-benar”, atau “sekali” Mari kita lihat contoh berikut ini untuk lebih jelasnya I absolutely think that what he said were wrong. Saya sungguh yakin bahwa apa yang dikatakannya adalah salah I really believe that we will finish this work before Friday. Saya yakin sekali bahwa kita akan menyelesaikan pekerjaan ini sebelum hari Jumat I totally feel that this water contains dangerous substances. Saya benar-benar merasa bahwa air ini mengandung zat-zat berbahaya I surely think that he can easily beat his opponent. Saya yakin sekali bahwa dia dapat dengan mudah mengalahkan lawannya 3. Subjective Opinion Selain strong opinion dan neutral opinion, terdapat juga subjective opinion. Subjective opinion adalah pendapat pribadi yang berdasakan pengalaman atau pengetahuan pribadi. Untuk itu, jika kita ingin mengungkapkan pendapat yang berdasarkan dari pengalaman atau sepengetahuan kita, kita bisa menggunakan salah satu frasa berikut ini In my experience… Berdasarkan pengalaman saya… As far as I know… Sejauh yang saya ketahui… As far as I’m concerned… Sejauh yang saya ketahui… As far as I understand… Sejauh yang saya pahami… As for me… Bagi saya… As to me… Bagi saya… To my mind… Bagi saya… As I see it… Berdasarkan sepengetahuan saya…. I don’t know about other people, but I can say that… Saya tidak tahu bagaimana pendapat orang lain, namun menurut saya… If you ask me… Jika Anda bertanya kepada saya… Speaking for myself… Bagi saya… Personally, I think… Secara pribadi, menurut saya… Contoh In my experience, setting aside 10% of our income is an effective way of saving. Berdasarkan pengalaman saya, menyisihkan 10% dari pendapatan kita adalah cara menabung yang efektif As far as I understand, censorship is useless in this era of internet. Sejauh yang saya pahami, sensor tidak berguna di era internet ini I don’t know about other people, but I can say that our marketing strategy is ridiculous. Saya tidak tahu bagaimana pendapat orang lain, tetapi menurut saya strategi pemasaran kita tidak masuk akal Personally, I think that applying for a US visa is easier than applying for a Schengen visa. Secara pribadi, menurut saya mengajukan permohonan visa Amerika lebih gampang daripada mengajukan permohonan visa Schengen Expressing General Opinion General opinion adalah pendapat umum, yakni pendapat yang berasal dari orang pada umumnya, pendapat para ahli, atau dari sebuah penelitian. Untuk menyampaikan sebuah pendapat umum, kita bisa memakai salah satu frasa di bawah ini Most/ many people think that… Kebanyakan/ banyak orang berpendapat bahwa… Most/ many people believe that… Kebanyakan/ banyak orang yakin bahwa… It is often said that… Sering dikatakan bahwa… Some people say that… Beberapa orang mengatakan bahwa… Some people believe that… Beberapa orang yakin bahwa… Everybody knows that… Setiap orang tahu bahwa… It is thought that… Disebutkan bahwa… It is generally accepted that… Sudah kesepakatan umum bahwa… It is considered that… Dipertimbangkan bahwa… According to experts… Menurut para ahli… According to scientists… Menurut para ilmuwan… Experts’ opinion states that… Pendapat ahli menyebutkan bahwa… According to the latest study… Berdasarkan studi terbaru… The research says that… Penelitian mengatakan bahwa… Contoh Most people think that it’s okay to spoil their children at times. Kebanyakan orang berpendapat bahwa tidak apa-apa untuk memanjakan anak-anak mereka sesekali It is often said that mothers should stay at home instead of going to work. Sering dikatakan bahwa ibu-ibu harus diam di rumah alih-alih berangkat kerja According to experts, children are vulnerable to environmental influences. Menurut para ahli, anak-anak rentan terhadap pengaruh lingkungan The research says that social medias add more pressure to teenagers to stay relevant among their peers. Penelitian mengatakan bahwa media sosial menambah lebih banyak tekanan kepada para remaja untuk tetap relevan di antara teman sebaya mereka Agreeing and Disagreeing Kita bisa merespon pendapat orang lain dengan setuju atau tidak setuju dengan mereka. Berikut adalah pembahasan yang lebih detailnya 1. Expressing Agreement Apabila kita setuju dengan pendapat orang lain, kita bisa mengutarakan kesetujuan kita tersebut dengan menggunakan frasa berikut ini I agree. Saya setuju I agree with that. Saya setuju dengan itu Agree! Setuju! I completely agree. Saya sangat setuju I couldn’t agree more. Saya sangat setuju I think so too. Saya juga berpikir demikian That’s exactly what I think. Itulah yang saya pikirkan I’m with you on this. Saya sependapat dengan Anda akan hal ini Yes, that’s right. Ya, itu benar That’s true. Itu benar You’re right. Anda benar Of course. Tentu saja Exactly! Benar tentu saja Correct! Benar That’s a good point. Itu pendapat yang bagus Yes, me too. Ya, saya juga So do I. Saya juga Kita juga bisa menambahkan alasan mengapa kita setuju. Contoh A I think school should stop giving students homework. Menurut saya sekolah harus berhenti memberikan PR kepada siswa B That’s exactly what I think. Too much homework can cause students to feel stressed. Itulah yang saya pikirkan. Terlalu banyak PR dapat menyebabkan siswa merasa stress 2. Expressing Disagreement Jika kita tidak sependapat dengan orang lain, kita bisa menyampaikan ketidaksetujuan tersebut dengan memakai frasa-frasa ini I disagree. Saya tidak setuju Sorry, I don’t agree with you. Maaf, saya tidak sependapat dengan Anda Yeah, but… Ya, tetapi… I don’t think so. Saya pikir tidak begitu I think that’s not true. Menurut saya itu tidak benar Sorry, I think that’s wrong. Maaf, menurut saya itu salah I’m not sure about that. Saya tidak yakin akan itu That’s not the point. Itu bukan poinnya That’s not entirely true. Itu tidak benar sepenuhnya I’m afraid I have to disagree. Maaf saya tidak setuju Sama seperti ketika menyatakan kesetujuan, saat menyatakan ketidaksetujuan juga kita bisa menambahkan pendapat atau alasan kita mengapa kita tidak setuju. Contoh A I think school should stop giving students homework. Menurut saya sekolah harus berhenti memberikan PR kepada siswa B Sorry, I don’t agree with you. In my opinion, homework can help students developing some important skills, such as time management, independent learning, and taking responsibility. Maaf, saya tidak sependapat dengan Anda. Menurut saya, PR dapat membantu siswa mengembangkan beberapa keterampilan penting, seperti manajemen waktu, pembelajaran mandiri, dan bertanggung jawab

Bagaimanamenurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan a.Garis adalah kumpulan titik titik? b.Bidang adalah kumpulan titik titik? a) Benar, karena garis adalah sekumpulan titik - titik yang berderet. b) Tidak benar, karena bidang adalah himpunan dari garis - garis. c) Benar, karena bidang adalah himpunan dari garis - garis.
1. Menyampaikan pendapat dengan kata yang sopan2. Tidak memotong pembicaraan orang lain3. Didasarkan pada akal sehat dan hati nurani yang luhur4. Berani menanggung resiko bila ada sanggahan dari pihak lain5. Jangan suka memaksakan kehendak pendapat sendiriSemoga MembantuMaaf_Kalo_Salah Dapat menghargai pendapat orang lain
Bagaimanamenurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan - 41645659 barissiregarregar barissiregarregar 11.06.2021 Matematika Sekolah Menengah Pertama terjawab 5. Bagaimana menurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan: a. garis adalah kumpulan titik titik? Halo, Squad! Setelah selesai membahas bagaimana caranya menyampaikan dan menanyakan pendapat lawan bicara secara umum, sekarang kita bahas lebih lanjut yuk, supaya kalian makin jago! Kuy, keep scrolling! Bagi kamu yang belum baca bagian sebelumnya, bisa kalian baca di Cara Menyampaikan dan Menanyakan Pendapat Part 1 Asking for an opinion Meminta pendapat Squad, ternyata masih banyak lho, cara untuk meminta pendapat orang lain. Kamu juga bisa menggunakan ekspresi tersebut untuk meminta pendapat terhadap hal yang spesifik. Penasaran? Kuy, disimak! What do you think about this dress, Tiana? Apa pendapatmu tentang gaun ini, Tiana? What do you think about this? Apa pendapat Anda tentang ini? Any comments, anybody? Apa ada komentar, siapapun? What are your views on this issue? Pandangan Anda tentang masalah ini? Giving reasons memberikan alasan Squad, sebuah argumen yang baik harus didukung dengan alasan yang kuat. Dalam memberikan alasan, tidak jarang kita harus mengurutkan alasan tersebut agar lebih sistematis. Gimana caranya, ya? Yuk, disimak contohnya di bawah ini! Firstly… Pertama Secondly…. Kedua One reason is…. Salah satu alasannya adalah.. Another is…. Alasan lain adalah.. To start with…. Alasan pertama adalah… Added to that…. Penambahan.. For one thing…. Untuk satu hal… Example It seems to me that spending more time on our phones makes us lazier. For one thing, we are too often checking our social media. Menurut saya, menghabiskan lebih banyak waktu di telepon membuat kita malas. Untuk satu hal, kita terlalu sering memeriksa akun media sosial kita. Interrupting menginterupsi Squad, dalam berdiskusi, interupsi merupakan hal yang sering terjadi. Nah, sebaiknya, kita menginterupsi orang lain dengan cara yang sopan agar tidak menyinggung perasaannya. Kira-kira, seperti apa ya, cara menginterupsi orang lain yang baik dan benar? Yuk, simak daftarnya di bawah ini! Excuse me. Can I just say….? Permisi. Bisakah saya mengatakan …? Could I come in here…? Bisakah saya masuk ke sini …? Sorry to interrupt but…. Maaf menginterupsi tapi …. Yes, but…. Ya tapi…. Stopping someone from interrupting you Menghentikan seseorang dari proses interupsi Squad, meskipun interupsi sering terjadi, tetapi jika dibiarkan bisa berpotensi mengganggu jalannya diskusi, lho! Nah, jika kamu sudah mulai merasa diinterupsi berlebihan, yuk gunakan ekspresi di bawah ini untuk meminimalisir terjadinya interupsi yang berkepanjangan. If you’d let me finish… Jika Anda membiarkan saya menyelesaikan … Just a minute… Sebentar… Hang on… informal Tunggu … Bagaimana, Squad? Ternyata, cara untuk menyampaikan dan meminta pendapat sangat beragam, ya! Supaya semakin paham, yuk belajar bersama di ruangbelajar! Download aplikasinya segera di sini dan siap-siap merevolusi belajarmu! Karena dengan ruangbelajar, BelajarJadiMudah Artikel ini terakhir diperbarui tanggal 15 Desember 2020. Referensi Basir, Mahrukh. 2017. Bahasa Inggris kelas XI. Jakarta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Jawab Dalam sektor bisnis terdiri dari bisnis komparatif salah satunya yang erat kaitannya dengan elastisitas permintaan Pengembangan sebuah bisnis yang terus melakukan inovasi tentunya memiliki konsumen yang beragam dengan kecenderungan dinamika konsumen bisa mengalami naik dan turun, atau dikenal sebagai elastisitas permintaan. Spoiler: this Cara Menyampaikan Tanggapan Dan Pertanyaan Yang Benar – Dalam diskusi terdapat pendapat, tanggapan, dan sanggahan dari peserta diskusi. Bagaimana cara menyampaikan tanggapan dan pertanyaan dengan baik dan benar? Simak penjelasan berikut. Diskusi merupakan suatu bentuk bertukar pikiran yang teratur dan terarah baik dalam kelompok kecil maupun kelompok besar. Beberapa pendapat akan muncul dalam diskusi. Pendapat merupakan gagasan, pikiran, atau ide tentang suatu hal orang atau peristiwa. Jika kita mengajukan pendapat dalam diskusi, kita harus menyertakan argumentasi. Argumentasi adalah pemberian alasan, contoh, dan bukti sehingga peserta diskusi membenarkan pendapat, gagasan, dan sikap. Kita dapat mengemukakan persetujuan atau penolakan terhadap pendapat orang lain. Akan tetapi, persetujuan dan penolakan tersebut harus bersifat objektif dan disertai alasan yang logis. Contoh Kalimat Persetujuan Pendapat Saya sependapat dengan pendapat Saudara bahwa motivasi itu berasal dari diri sendiri dan didukung oleh dorongan orang-orang sekitar. Hal terpenting untuk memotivasi diri adalah tetap teguh pendirian dan sabar. Contoh Kalimat Penolakan Pendapat Saya kurang sependapat dengan apa yang Anda sampaikan karena wirausaha memerlukan modal, bukan hanya kemauan. Kemauan tanpa ada kemampuan sama saja nol. Agar kita mampu mengemukakan pendapat dengan alasan yang logis, lakukan langkah-langkah berikut. Berpikir kritis dan logis. Menjauhkan emosi dan subjektivitas. Mampu memilih fakta yang sesuai dengan tujuan sehingga dapat ditarik simpulan yang sulit dibantah. Selain tanggapan, dalam diskusi juga ada berbagai pertanyaan yang diajukan. Pertanyaan tersebut harus sesuai dengan materi yang dibahas. Pertanyaan tidak boleh memojokkan orang lain. Contoh Kita mengetahui bangsa Indonesia memiliki kekurangan suku dan budaya. Bagaimana pemerintah memajukan Indonesia dengan beragam perbedaan kultur dan budaya tersebut? Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan ketika mengemukakan tanggapan. 1. Cara mengemukakan pertanyaan dan tanggapan. Dikemukakan berhubungan dengan masalah yang sedang dibacakan. Dapat mempercepat pemahaman masalah, penemuan sebab, dan pemecahan masalah. Tidak mengulangi pendapat yang pernah disampaikan peserta lain. Disampaikan dengan kalimat yang tepat. Disampaikan dengan sikap terbuka dan sopan. Dapat didukung atau diperjelas dengan gerak, mimik, nada suara, tekanan, dan intonasi. 2. Menolak atau menyanggah pendapat orang lain harus mengingat hal berikut. Emosi marah dan prasangka negatif harus dihindari. Sanggahan harus objektif, logis, dan jujur. Menunjukkan data, fakta, ilustrasi, contoh, atau perbandingan yang dapat meyakinkan peserta lain. Sanggahan atau penolakan disampaikan secara urut, terperinci, teliti, dan tidak berbelt-belit. Dengan demikian, sanggahan mudah dimengerti. Jangan menjelekkan orang lain. Demikianlah penjelasan singkat kita tentang Cara Menyampaikan Tanggapan dan Pertanyaan Yang Benar, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, terimakasih. Kharisma Bahasa Indonesia kelas XI semester 2 PembahasanBagaimana menurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan: a. garis adalah kumpulan titik titik? Ya, karena garis terbentuk dari kumpulan titik-titik yang berjumlah lebih dari dua titik b. bidang adalah kumpulan titik titik? Bagaimanamenurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan - 39462675 septa2592 septa2592 11.03.2021 Matematika Sekolah Menengah Pertama terjawab Bagaimana menurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan a. Garis adalah kumpulan titik-titik ? b. Bidang adalah kumpulan titik-titik ? Boleh. b. Tidak boleh. c. Boleh. d. Tidak boleh Apabilakalian belum mengenal Robert Kane, beliau adalah seorang filsuf yang berasal dari Amerika. Kane sedang pensiun secara bertahap dari University of Texas.Hingga kini, karya-karya Robert Kane sendiri banyak yang merujuk pada ideologi kebebasan, misalnya Free Will and Values (1985), Through the Moral Maze (1994), The Significance of Free Will (1996), Four Views on Free Will (2007), dan UndangUndang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik telah diamandemen dengan Undang-Undang No. 19 Tahun 2016 (UU ITE). Pendapat pribadi kami, UU ITE merupakan produk hukum yang begitu penting di tengah perkembangan teknologi yang begitu marak, meskipun memang terdapat banyak kekurangan, akan tetapi secara umum, UU ITE .
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/268
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/445
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/81
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/119
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/468
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/423
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/279
  • 89bp0nrcg1.pages.dev/144
  • bagaimana menurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan